KEDELAI = TEMPE/TAHU = MAKANAN RAKYAT
Pengangkring

luvicha
Kategori : Blog
@ 14 Jan 2008 | 20:54:42


Kedelai atau kacang kedelai adalah salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan Timur Jauh seperti kecap, tahu dan tempe. Kedelai yang dibudidayakan sebenarnya terdiri dari paling tidak dua spesies: Glycine max (disebut kedelai putih, yang bijinya bisa berwarna kuning, agak putih, atau hijau) dan Glycine soja (kedelai hitam, berbiji hitam). G. max merupakan tanaman asli daerah Asia subtropik seperti Tiongkok dan Jepang selatan, sementara G. soja merupakan tanaman asli Asia tropis di Asia Tenggara. Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia.Pemanfaatan utama kedelai adalah dari biji. Biji kedelai kaya protein dan lemak serta beberapa bahan gizi penting lain, misalnya vitamin (asam fitat) dan lesitin. Olahan biji dapat dibuat menjadi
•tahu (tofu),
•bermacam-macam saus penyedap (salah satunya kecap, yang aslinya dibuat dari kedelai hitam),
•tempe
•susu kedelai (baik bagi orang yang sensitif laktosa),
•tepung kedelai,
•minyak (dari sini dapat dibuat sabun, plastik, kosmetik, resin, tinta, krayon, pelarut, dan biodiesel.

Di Indonesia, kedelai menjadi sumber gizi protein nabati utama, meskipun Indonesia harus mengimpor sebagian besar kebutuhan kedelai. Ini terjadi karena kebutuhan Indonesia yang tinggi akan kedelai putih. Kedelai putih bukan asli tanaman tropis sehingga hasilnya selalu lebih rendah daripada di Jepang dan Tiongkok. kedelai merupakan tanaman dengan kadar protein tinggi sehingga tanamannya digunakan sebagai pupuk hijau dan pakan ternak.
Indonesia saat ini mendapatkan pasokan kedelai terbesar dari Amerika dan Argentina. Konsumsi kedelai di negara kita adalah 2 juta ton/tahun dan komoditi kedelai telah menyedot devisa sebanyak 3 trilyun/tahun. Dan saat ini para pengusaha dan pengrajin tempe tahu sedang resah dikarenakan harga kedelai mengalami kenaikan. Kedelai telah mengalami kenaikan harga mulai bulan oktober 2007. Kedelai yang biasa dijual dengan harga Rp. 3000 s/d 4000/kg kini menjadi naik hingga 100% dengan kisaran harga Rp. 7000 s/d 8000/kg. Setiap harinya kedelai mengalami kenaikan Rp. 50 s/d 100/kg/harinya. Kenaikan harga kedelai dikarenakan akan adanya pengalihan lahan di negara pemasok dan karena harga minyak bumi dunia yang telah melesat naik.

Pemerintah meminta masyarakat untuk bersabar dan berjanji akan membebaskan bea masuk kedelai. Tetapi pemerintah tidak akan mensubsidi karena kedelai bukanlah komponen komoditi yang harus disubsidi. Di beberapa kota seperti Medan, Jakarta, Sukabumi dan Surabaya, para pengusaha dan pengrajin tempe tahu telah menghentikan proses produksinya. Ada sebagian pengusaha dan pengrajin tempe tahu yang mengurangi jumlah produksinya dengan memberhentikan beberapa para karyawannya serta mengurangi ukuran tempe tahu hingga 3,5 – 7,5 cm serta menaikkan harga jual tempe tahu. Tempe yang biasanya dijual dengan harga Rp.3000/papan kini dijual menjadi Rp. 6000/papan.

Saya jadi berpikir bagaimana bisa rakyat di negara ini bisa cerdas kalau makanan rakyat yang terkenal bergizi tinggi serta murah meriah meledup jadi barang mahal dan mewah. Padahal tempe juga merupakan makanan paporit saya,lho…!!!
Lha njuk aku mangan opo???

by_anx ngangkring @ 14 Jan 2008 | 20:02:23

wadhuh, nek tempe lan tahu larang, ra ketuku karo aku ki...
njuk aku mangan nganggo opo?? padahal tempe lan tahu paling iso ketuku sak durunge mundhak regane :(

... JOGJA.
G max?

simbah87 ngangkring @ 14 Jan 2008 | 21:06:03

mbak luv..
Gmax nek neng nggonku ki arane peksi..
sing enak dipangan ki ndok'e..

mas by_anx..
njenengan nek ra kuat tumbas tahu lan tempe..
becike dhahar ndok Gmax wae..
masalah protein mungkin langkung kathah ndok Gmax..
ndok Gmax dijamin bisa menciptakan Mentri2 cerdas..

wuekekekekekekkk..

Ajining dhiri dumunung ana ing lathi, ajining raga ana ing busana
makanan kesukaan mahasiswa

willmen46 ngangkring @ 15 Jan 2008 | 06:11:30

hmm ngk bisa dipungkiri klo untuk mahasiswa yang biasa2 saja seperti saya hihihii paling suka makanan TT...TempeTelur ato TempeTahu. ha sekarang dengan langkanya tahu and tempe karena mahalnya harga kacang kedelai otomatis harus merogoh kocek lebih mahal untuk makan saja. hmm seperti na idup makin susah aja y....

maju terus pantang mundur
Aku dhewe yo bingung..!!

luvicha ngangkring @ 15 Jan 2008 | 17:02:38

@by_anx,
Yo..piye ki, wis parine keterak banjir njur saiki sing d nggo lawuh dadi ra ketuku. Wis mas, Poso lan akeh2 dungo karo wiritan sing banter. Itung2 tirakat :D

@simbah_87,
Ndhemex? simbah ki lo.. pancene senengane koyo ngono :D. Mbah, yen peksi Gmax dijupuki ndok'e mengko dadi langka lho!! njenengan mangke di demo karo grinpis,loh! :D

@willmen46,
Mas will, aku yo podo ae dadi bingung, lah wong aku ki senengane tempe penyet. Iki wis pirang2 dino sing bakulan tempe penyet ra dodol...

Ono Ning Mung Sakupil

Duljoni ngangkring @ 15 Jan 2008 | 19:03:08

Disini gorengan masih ada, tapi ya kayaknya banyakan tepungnya daripada tempenya. Udah harganya naik eehhh... ukurannya koq rasa - rasa mengecil, gitu lohh..
Semoga panen keledai..eh..kedelai besok, harga turun terkoreksi ya.. Jadi win win Solution baik bagi petani, pembeli maupun penikmat produk akhir. Jadi semua pihak sama - sama seneng termasuk saya.

Sopo TEKUN nggolek TEKEN bakal TEKAN
tempe in angkringan

willmen46 ngangkring @ 15 Jan 2008 | 23:06:13

hmm tempe apa masih ada y diangkringan :P
bisa-bisa ikut menghilang juga
wah benar-benar akan terjadi bencana
bencana kangen akan tempe
hikz..hiks

maju terus pantang mundur
Kesalahan kita

luvicha ngangkring @ 16 Jan 2008 | 17:31:59

Mas Dul,
Kayaknya itu baru akan terjadi di tahun 2015, karena pemerintah saat ini baru saja menyiapkan lahan untuk penanaman kedelai dan diperkirakan pada th 2015 negara kita akan menjadi negara yang swasembada kedelai.Karena secara historisnya, para petani kita menanam kedelai hanya untuk tanaman sampingan dikarenakan harga jual kedelai yang rendah. Itu juga merupakan kesalahan kita juga karena kurang memperhatikan kwalitas penanaman kedelai dan pemerintahan yang terdahulu yang terbuai dengan promosi amerika serikat yang menawarkan harga kedelai yang lebih rendah dari harga kedelai kita sendiri, itu membuat para pengusaha dan pengrajin tempe tahu lebih memilih kedelai impor daripada kedelai lokal. Semoga saja masalah kedelai untuk sementara ini bisa di cari solusinya jadi kita bisa menikmati makanan rakyat dengan harga terjangkau.

Mboten sah kuwatir den....

Mas Danang ngangkring @ 21 Jan 2008 | 04:34:33

Menawi kulo kog mboten sah kuwatir, janji tegalan taksih saged dipun tanemi kimpul, mangkeh lak saged ndamel gatot utawi thiwul, roso nomer sedoso sing penting wauareghhh.., rak enggih to den???

hoy.....

superoby ngangkring @ 25 Jan 2008 | 20:41:39

@willmen46,

sama mas....................
arRRRGghhhhhhhhhhHHHHhhh..........

makin kurus aja dah ne jadi mahasiswa kita..
makin kurang giji..

Menu
Member menu
Username

Password


Lost Password ?
New User Join Now
Getok Tular
» 30 Jul 2010 | 05:21:09
Walau hanya sekedar buka-buka aja, ku tetap setia mengunjungi angkringan...ya...ba rangkali ada yang baru.
» 29 Jul 2010 | 05:39:23
rekan-rekan (terutama yg di jogja), saya ingin berlangganan majalah bahasa jawa -djaka lodang- tetapi kesulitan menghubungi redaksi/adminnya, adakah yg mengetahui kontaknya (nomer telepon, atau alamat emailnya). matur nuwun..
» 14 Jul 2010 | 18:12:36
permisi mas dan mbakyu,
» 01 Jul 2010 | 19:39:04
ngangkring ah...sopo ngerti ono obrolan ttg aril lunatari versus gayus susno diantara hiruk pikuk world cup africa
» 11 Jul 2010 | 19:27:10
akhirnya tuan meneer kumpeni harus nyonyor di sruduk matador sampek ndlosor
» 01 Jul 2010 | 07:05:57
kulonuwon mas-mas, mbak-mbak kolu bade derek ngangkring.
» 19 Jun 2010 | 13:03:25
Salam.... semoga bermanfaat.
» 12 Jun 2010 | 08:57:20
Musime bal-balan, kapan yo kiro-kiro Indonesia biso tampil ing world cup...
Silahkan Login / Register Untuk isi shoutbox
Banner